SMA Negeri 1 Gayam Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Sepudi
- Yudie -
- 13 Oct, 2025
SUMENEP I MaduraNetwork.id – Kepedulian sosial kembali mengalir dari dunia pendidikan di tengah duka yang menyelimuti masyarakat kepulauan Sepudi pascagempa bumi yang mengguncang Kabupaten Sumenep beberapa waktu lalu.
Guncangan
dengan kekuatan 6,5 Skala Richter pada Selasa dini hari, 30 September 2025
pukul 23.49 WIB, meninggalkan kerusakan cukup parah, terutama di wilayah
pesisir yang berdekatan dengan pusat gempa di laut sekitar 50 kilometer
tenggara Sumenep.
Belum sempat masyarakat sepenuhnya pulih, gempa
susulan kembali terjadi pada Sabtu, 11 Oktober 2025 pukul 13.07 WIB dengan
kekuatan 4,2 SR. Salah satu wilayah yang terdampak paling parah adalah Desa
Kalowang, Kecamatan Gayam. Puluhan rumah warga rusak berat, sebagian bahkan
roboh dan tidak lagi dapat dihuni.
Melihat kondisi tersebut, keluarga besar SMA Negeri
1 Gayam terpanggil untuk bergerak. Melalui aksi sosial yang digelar pada Jumat,
10 Oktober 2025, pihak sekolah bersama para siswa menyalurkan bantuan berupa
bahan material bangunan bagi warga terdampak di Desa Kalowang.
Bantuan yang diberikan terdiri atas 60 sak semen,
di mana 10 sak berasal dari hasil swadaya siswa dan dukungan dana sekolah,
sementara 50 sak lainnya merupakan kontribusi dari BMT NU. Seluruh bantuan
diserahkan langsung kepada warga terdampak gempa dengan melibatkan perwakilan
siswa dan pihak sekolah.
Kepala SMA Negeri 1 Gayam, Ali Suroso,
mengungkapkan bahwa aksi kemanusiaan ini berawal dari kepedulian para siswa
yang ingin turut meringankan beban korban bencana.
“Dari siswa terkumpul Rp412.500, kemudian kami
tambah dari dana sekolah sebesar Rp150.000. Semuanya kami gunakan untuk membeli
10 sak semen,” jelasnya.
Ia menambahkan, semangat gotong royong dan
kolaborasi menjadi kunci dalam kegiatan sosial tersebut.
“Kami bekerja sama dengan BMT NU yang juga
menyalurkan 50 sak semen. Jadi total bantuan yang disalurkan mencapai 60 sak.
Bantuan ini kami distribusikan kepada rumah-rumah warga yang dinilai paling
membutuhkan,” pungkasnya.
Proses pendistribusian dilakukan secara langsung
oleh siswa OSIS SMA Negeri 1 Gayam bersama tim dari BMT NU. Mereka mendatangi
rumah-rumah warga, memikul karung semen di bawah terik matahari, dan
menyerahkannya dengan penuh keikhlasan—sebuah pemandangan yang menyentuh hati
di tengah situasi sulit.
Kegiatan sosial ini tidak hanya membantu warga
memperbaiki rumah mereka, tetapi juga menjadi pembelajaran nyata bagi para
siswa tentang nilai empati dan tanggung jawab sosial. Di tengah keterbatasan,
mereka menunjukkan bahwa kepedulian tidak selalu diukur dari besarnya nominal
bantuan, melainkan dari ketulusan hati untuk berbagi dan menguatkan sesama. (yud)
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *


