:

Polisi dan Inavis Polda Jatim Teliti Lokasi Tragis Tenggelamnya Enam Santri di Socah

top-news
https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

BANGKALAN I MaduraNetwork.id Tim Inavis Polda Jawa Timur bersama jajaran Polres Bangkalan turun langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait insiden tenggelamnya enam santri Pondok Pesantren Jabal Qur’an di Kecamatan Socah, Kamis (20/11/2025) sore. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi faktual lokasi dan mencari penyebab pasti di balik tragedi tersebut.

 

Kapolres Bangkalan, AKBP Hendro Sukmono, mengungkapkan bahwa sejak malam setelah peristiwa terjadi, pihaknya sudah mengambil langkah-langkah penanganan awal di lapangan. “Sejak semalam kami telah melakukan tindakan kepolisian di TKP,” ujarnya, Jumat (21/11/2025).

 

Hendro menyampaikan bahwa pada hari itu pihaknya melakukan koordinasi dengan Tim Inavis Polda Jatim serta personel Brimob. Proses pemeriksaan mencakup pengukuran kedalaman galian air dan pemetaan area sekitar lokasi tenggelamnya para santri. “Kami memastikan kedalaman dan luasan area, sekaligus memeriksa kandungan air,” jelasnya.

 

Dari hasil pengamatan awal, kedalaman galian air diperkirakan mencapai sekitar 150 cm. Namun, ukuran pasti dari luas lokasi belum bisa ditentukan karena area yang cukup lebar. Pemeriksaan teknis dilakukan lebih detail oleh Tim Inavis untuk memastikan faktor keselamatan serta mengungkap kondisi sebenarnya pada lokasi galian air tersebut.

 

Kapolres menuturkan, kejadian tragis itu bermula saat enam santri memanfaatkan waktu bebas tanpa pengawasan. Mereka kemudian ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah sempat dicari oleh teman-temannya yang menyadari mereka tidak kembali ke pondok.

 

Dalam upaya penyelamatan, seorang ustadz yang ikut menolong para korban sempat mengalami kelelahan dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit. Beruntung, kondisinya kini dilaporkan membaik.

 

“Kami bersama Inavis dan Brimob akan terus melanjutkan pemeriksaan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi,” pungkas Hendro. (red)

 

 

https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *