:

Bangkalan 494 Tahun: Merawat Tradisi, Menjemput Kemajuan

top-news
https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

BANGKALAN I MaduraNetwork.id - Pemerintah Kabupaten Bangkalan menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-494 di halaman Kantor Bupati Bangkalan pada Kamis (24/10). Suasana penuh khidmat mewarnai peringatan yang mengusung tema “Bangkalan Berbenah dan Berbudaya” itu. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala perangkat daerah, budayawan, tokoh masyarakat, hingga berbagai unsur masyarakat Bangkalan.

 

Tema yang diangkat tahun ini bukan sekadar slogan, melainkan cerminan tekad Pemerintah Kabupaten Bangkalan untuk terus menapaki langkah kemajuan dengan semangat pembangunan yang berkesinambungan tanpa meninggalkan akar budaya lokal yang menjadi identitas daerah.

 

Sepanjang tahun berjalan, berbagai capaian pembangunan berhasil diraih. Angka kemiskinan tercatat menurun sebesar 0,41 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bangkalan juga merealisasikan pembangunan Sekolah Rakyat, membentuk 281 Koperasi Merah Putih, serta meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan di berbagai wilayah.

 

Tidak hanya itu, pembangunan dan perbaikan jalan kabupaten sepanjang 57,57 kilometer turut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas antarwilayah. Di sisi lain, program Bherse Ongghu dan kelahiran 232 inovasi dari berbagai sektor pemerintahan menandai langkah maju Bangkalan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang adaptif dan progresif.

 


Dalam sambutannya, Bupati Bangkalan Lukman Hakim menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi ke-494 bukan semata seremoni tahunan, melainkan momentum reflektif untuk memperkuat solidaritas sosial dan semangat kerja kolektif.

 

“Hari jadi ini hendaknya menjadi pemicu semangat baru. Bangkalan harus terus berbenah dan tumbuh dengan semangat kebersamaan, gotong royong, serta optimisme dalam menghadapi tantangan masa depan. Mari kita jaga persatuan dan terus bekerja keras membangun Bangkalan yang lebih maju, sejahtera, dan berbudaya,” ungkapnya.

 

Ada yang menarik pada peringatan tahun ini: Pemerintah Kabupaten Bangkalan meniadakan tradisi ucapan selamat dalam bentuk karangan bunga. Sebagai gantinya, seluruh ucapan apresiasi diwujudkan dalam bentuk bibit pohon yang kemudian diserahkan untuk ditanam di berbagai wilayah.

 

Kebijakan ini bukan hanya simbolik, tetapi juga mengandung makna ekologis yang mendalam. Penanaman bibit pohon tersebut menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan serta memperluas ruang terbuka hijau di Bangkalan.

 

Dengan langkah kecil namun bermakna ini, semangat “Bangkalan Berbenah dan Berbudaya” tidak hanya tercermin dalam program pembangunan, tetapi juga dalam tindakan nyata untuk menciptakan masa depan yang lebih hijau, berkelanjutan, dan berakar pada nilai-nilai luhur budaya lokal. (dj)

 

https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *