Puskesmas Pamolokan Raih Juara I Anugerah Inovasi Daerah Lewat Program “Mimi Peri Kate”
- Yudie -
- 24 Oct, 2025
SUMENEP I maduranetwork.id — Puskesmas Pamolokan, Kecamatan Kota Sumenep, kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat kabupaten. Melalui program inovatif bertajuk “MIMI PERI KATE” (Mari Mari Periksa Kesehatan Anak Terpadu), lembaga kesehatan ini berhasil menyabet Juara I Kategori Inovasi Pelayanan Publik dalam ajang Anugerah Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep Tahun 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan pada malam puncak Anugerah Inovasi
Daerah yang digelar oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumenep,
Jumat malam (24/10/2025). Acara berlangsung meriah dengan dihadiri oleh
berbagai unsur pemerintahan, perangkat daerah, serta para peserta inovasi dari
seluruh wilayah Sumenep.
Kepala Puskesmas Pamolokan, drg. Novia Sri Wahyuni, hadir langsung bersama tim
inovasi untuk menerima penghargaan bergengsi tersebut. Ia mengungkapkan rasa
syukur dan bangga atas pencapaian yang berhasil diraih oleh timnya.
“Alhamdulillah,
kami sangat bersyukur atas penghargaan ini. Mimi Peri Kate lahir dari semangat
seluruh tim untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang ramah anak dan terpadu.
Ini bukan akhir, tapi awal untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat,”
ujar Novia penuh haru.
Menurutnya, Mimi Peri Kate merupakan inovasi layanan kesehatan anak
yang dilaksanakan setiap bulan di Puskesmas Pamolokan. Program ini dirancang
untuk memastikan anak-anak memperoleh pemeriksaan kesehatan menyeluruh dengan
suasana yang menyenangkan, edukatif, dan aman bagi tumbuh kembang mereka.
“Kami ingin anak-anak merasa bahagia saat datang ke puskesmas.
Pemeriksaan bukan hanya tentang fisik dan medis, tapi juga membangun
kepercayaan diri anak serta kesadaran orang tua terhadap pentingnya kesehatan
mereka,” jelasnya.
Dalam ajang Anugerah Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep 2025,
terdapat tiga kategori utama, yaitu Inovasi Tata Kelola Pemerintahan Daerah, Inovasi Pelayanan Publik,
dan Inovasi Daerah
Lainnya. Dari ketiganya, Puskesmas Pamolokan berhasil unggul di
kategori pelayanan publik dan berhak membawa pulang piala, piagam penghargaan,
serta uang pembinaan sebesar Rp 10 juta.
Novia berharap, keberhasilan ini dapat menjadi pemantik semangat
bagi seluruh tenaga kesehatan di Sumenep untuk terus berinovasi.
“Prestasi ini semoga menjadi inspirasi bagi puskesmas dan instansi
lainnya. Inovasi tidak harus besar, yang penting berdampak nyata dan lahir dari
kepedulian terhadap masyarakat,” ujarnya menegaskan.
Tak berhenti di tingkat kabupaten, Mimi Peri Kate kini
dipersiapkan untuk melangkah lebih jauh. Program tersebut akan mewakili Kabupaten Sumenep
pada Lomba Inovasi dan Teknologi Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2025,
membawa harapan baru agar pelayanan publik di bidang kesehatan anak bisa
menjadi teladan di tingkat regional. (yud)
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *


