:

Mahasiswa UTM Menyamar Pakai Hijab Demi Temui Mantan, Berujung Diamankan Polisi

top-news
https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

BANGKALAN I maduranetwork.id - Kisah cinta memang sering membuat orang bertindak di luar nalar. Seperti yang dilakukan seorang mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) berinisial MFA (21) asal Lamongan. Ia nekat menyamar memakai hijab dan menyelinap masuk ke kos putri demi bertemu mantan kekasihnya. Aksi yang terjadi pada Kamis malam (23/10/2025) itu sontak membuat heboh warga sekitar kampus.

 

Kehebohan makin menjadi ketika unggahan tentang kejadian ini beredar di media sosial dan viral. Warga yang curiga melihat gerak-gerik tak biasa segera melapor, hingga polisi datang ke lokasi. “Anggota Samapta yang sedang berpatroli langsung menuju tempat kejadian dan mengamankan MFA bersama salah satu penghuni kos,” ujar Kasihumas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, Jumat (24/10/2025).

 

Menurut Agung, beredarnya kabar bahwa mahasiswa itu membawa senjata tajam dan minuman keras tidak benar. Setelah diperiksa, petugas hanya menemukan beberapa makanan ringan yang dibawa MFA. “Yang dibawa cuma sempol, bukan sajam,” jelasnya. Makanan itu, kata Agung, sebenarnya hendak diberikan kepada sang mantan sebagai bentuk perhatian.

 

Dari hasil pemeriksaan, MFA mengaku masih menjalin komunikasi dengan mantan pacarnya, IF (22) asal Jombang, meski hubungan keduanya telah berakhir. Namun niat romantis yang dibungkus nekat itu justru berujung pada teguran keras dari pihak berwajib.

 

Akhir kisahnya tak seindah yang diharapkan. MFA diminta menandatangani surat pernyataan bermaterai untuk tidak lagi menghubungi, menemui, atau berkomunikasi dengan IF dalam bentuk apa pun, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Apabila melanggar, dirinya siap diproses secara hukum.

 

Kasus ini menjadi pengingat bahwa cinta memang bisa membuat seseorang nekat, tetapi batas kewajaran tetap harus dijaga. Niat baik yang dilakukan dengan cara salah bisa berbalik menjadi masalah.

 

Jadi, buat para pejuang cinta, romantis boleh, tapi tetap rasional. Jangan sampai demi mantan, kalian harus berurusan dengan polisi dan hijab jadi penyamaran, ya! (red)

https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *